Perjalanan hitam boleh saja ada
di setiap lembar kehidupan orang, siapapun.
Sehitam dan sekelam apapun.
Tapi siapapun
orang yang berada dalam gelap, pasti mendambakan cahaya.
Siapapun yang sudah
mendapatkan cahaya, pastu berusaha untuk tetap berada dan memegang kuat cahaya
itu.
Siapapun yang sudah terterangi, tak mungkin rela berjalan menjauh untuk
sekedar tersandung, terantuk batu, apalagi tersesat dan jatuh ke dalam jurang.
Lihatlah
bagaimana Umar radhiallahu anhu sangat menyadari nikmat cahaya islam yang
diterimanya.
Katanya, “Kita adalah kelompok orang yang dimuliakan Allah melalui
islam. Andai kita mencari kemuliaan dari selain islam, pasti Allah akan
menghina kita.”
-Muhammad
Nursani, Berjuang di Dunia, Berharap Pertemuan di Syurga.


